Ayuh berlumba!

Daripada buku: ‘Saksikan Bahawa Aku Seorang Muslim” Salim A Fillah.

Motivasi Islam selalu menyentuh sisi-sisi kompetisi. Adakalanya generasi belakangan bisa memenangkan kompetisi dalam hal pahala yang mereka peroleh. Tapi generasi awal menjadi penabung pahala yang tiada henti kerana keteladanan  yang telah mereka bingkai. Keteladanan menjadi ikutan berharga bagi penerusnya di perputaran zaman.

Seagung-agung kompetisi yang pernah ada di muka bumi adalah kompetisi berkorban. Berkorbanlah untuk mendapatkan redha Allah, ampunanNya, dan syurgaNya yang begitu indah tak tergapai angan!

Dan segeralah kamu kepada (mengerjakan amal-amal yang baik untuk mendapat) keampunan dari Tuhan kamu, dan (mendapat) Syurga yang bidangnya seluas segala langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa;
Iaitu orang-orang yang mendermakan hartanya pada masa senang dan susah, dan orang-orang yang menahan kemarahannya, dan orang-orang yang memaafkan kesalahan orang. Dan (ingatlah), Allah mengasihi orang-orang yang berbuat perkara-perkara yang baik; [Ali Imran133-134]

Waktu menghabiskan sebuah kurma yang sudah ada di mulut terasa begitu lama bagi ‘Umair bin Al Hammam untuk menyambung seruan kompetisi. Inilah perasaan seorang pemenang. Ia memuntahkan kurma dan mengatakan “Aku mencium wanginya syurga dari balik bukit ini.” Medan Badar dan Uhud menjadi saksi betapa banyak kompetisi agung ini terjadi. Bahkan di antara ayah yang pincang dan anak yang terlalu belia, sampai salah satunya berkata, “Kalau saja bukan syurga tujuan kita, tentu aku akan mengalah pada Ayah…”

Sesungguhnya orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), tetap berada di dalam Syurga yang penuh nikmat:
Mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), sambil melihat (segala keindahan dan kemuliaan yang disediakan untuk mereka di situ).
Engkau dapat melihat pada muka mereka: cahaya nikmat yang mereka perolehi.
Mereka diberi minum dari satu minuman yang termeterai bekasnya,
Meterainya kasturi; – dan untuk (memperolehi nikmat kesenangan) itu hendaknya berlumba-lumba mereka yang ingin merebut kelebihan dan kesenangan; [Al Muthaffifin 22-26]

Kompetisi itu, begitu menarik. Tetapi mengapa masih saja ada yang belum mendaftar? Bayangkan lah engkau wahai Tuan, suatu ketika menjadi panitia suatu lumba lari. Peserta telah terdaftar dan masing-masing telah bernombor punggung dan bertanda dada. Start! Dan semua berlari. Lalu di sana ada seorang berpakaian rapi. Ia ikut berlari. Dari start hingga finish. Tanpa mendaftar. Tak ada nombor punggung. Tak ada tanda peserta di dada. Dan ia menang! Benar, ia menang! Lalu meminta hadiah. Adakah engkau, wahai Tuan, akan memberi?

Ya. Terserah engkau. Tetapi mereka yang mendaftar menjadi sulit menerima keputusanmu. Tetapi terserah engkau. Sebagaimana dalam kompetisi kehidupan yang berjalan di alur waktu dan terpentas di atas bumi, terserah Sang Penguasa, yang berfirman:

“Dan orang-orang yang kafir pula, amal-amal mereka adalah umpama fatamorgana di tanah rata yang disangkanya air oleh orang yang dahaga, (lalu ia menuju ke arahnya) sehingga apabila ia datang ke tempat itu, tidak didapati sesuatu pun yang disangkanya itu…” An-Nur 39

Hidup ini kompetisi. Dan syahadat itulah, yang telah menegaskan kurnia hidayah bagi kita, adalah tanda keikutsertaaan yang diberikan Sang Penguasa. Maka ada manusia bodoh yang harus kita tunjukkan jalan, kerana mereka bersemangat berlumba tanpa mendaftar, tanpa tanda Syahadat di dadanya. Dan kitapun kadang menjadi manusia bodoh lain yang harus ditegur, kerana meski sudah mendaftar, terkadang lebih suka duduk-duduk di garis start, merasa cukup dengan status keIslaman itu.

Islam, adalah iman dan amal soleh. Islam adalah mendaftar dan berlari dengan kekuatan penuh!

Jika engkau telah mendaftar dengan ikrar Syahadatmu, berlarilah menuju Allah saudaraku. Hingga seperti Musa dalam larinya, kita akan terengah berkata

“…Itulah mereka sedang menyusuli aku. Dan aku bersegera kepadaMu Ya Rabbi, agar Engkau redha kepadaku.” (Thaha 84)

2 thoughts on “Ayuh berlumba!

  1. jazakillah kak mai for the wonderful sharing! jom berlumba, yeah….berlomba dalam study dan dan berbuat baik…uh2..susahnya…ya Allah, bimbinglah kami…ameen…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s