Mencari yang hilang..

bismillahhirahmanirrahim…

“beban dan tanggungjawab sebagai seorang muslim itu sememangnya telah lama tergalas dibahu kita, cuma antara sedar atau tidak. jika yang telah sedar, alhamdulillah. jika yang belum sedar??..”

butir2 hikmah yang diutarakan sangat menusuk ke hati ini.. ya, sememangnya tanggungjawab dan beban yang berat itu telah lama and sedia ada tergalas dibahu cuma ramai manusia tidak sedar hakikat amanah yang dipertanggungjawabkan oleh AlKhaliq ke atas setiap yang bergelar manusia, setiap manusia yang bergelar hambaNYA..

“dan ingatlah ketika tuhanmu berfirman kepada para malaikat; aku hendak menjadikan khalifah dimuka bumi”….[2:30]

“dan tetaplah memberi peringatan, kerana sesungguhnya peringatan itu bermanfaat kepada orang mukmin.”[51:55]

“aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar meeka beribadah kepadakul”[51:56]

sebenarnya ramai yang tahu hakikat amanah yang dipertanggungjawabkan keatas kita sebagai khalifah dimuka bumi Allah utk menyebarkan agama NYA, membawa kembali hati2 yang telah jauh dari Allah utk kembali kepada Rabbnya..kembali kepada penciptanya dan mengenali semula agamaNYA dlm erti kata sebenar. itu tugas kita, sebagai pewaris para nabi dan anbia’ membawa manusia utk kembali kepada Allah dan dalam masa yang sama membawa diri sendiri menuju Allah.

logikkah untuk kita membawa orang kearah utara, sedangkan kita sedang menuju ke selatan?? oleh itu kita perlu pastikan kita sentiasa dlm arah yang betul sambil berusaha membawa orang lain ke arah yg betul itu. dalam usaha kita menuju kearah utara, pimpin tangan2 mereka yang kita temui disepanjang perjalanan, bawa mereka bersama ketempat yang kita ingin tuju yang sememangnya kita yakini arah itu adalah jalan yang mempunyai kenikmatan hakiki dihujungnya. nikmat yang sgt besar, kita sama2 ingin mereka2 yang kita temui disepanjang perjalanan kita utk turut sama merasai kenikmatan itu.

kita dalam usaha berjual beli dgn Allah..bertahap2, jual apa yang termampu kerana kita yakin bahwa jualbeli yang kita lakukan itu mampu memberi untung yang sangaaaaat BESAR buat kita. sangat rugi jika kita tahu itu adalah bisnes yang paling menguntungkan, semua orang berebut2 dan sedang berusaha dalam proses berjual beli itu, tapi kita?? hanya melihat dan memerhati.. melihat mereka2 yang sedang mengaut keuntungan dan hanya membiarkan. kenapa?? kerana kita masih tak nampak dimana keuntungan itu walaupun terlah tertulis dalam undang2 yang agung, bahawa itu adalah jual beli yang sangat menguntungkan..

“sesungguhnya Allah membeli dari orang mukmin , baik diri mahupun harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka. mereka berperang dijalan Allah;sehingga mereka membunuh atau terbunuh sebagai janji yang benar dari Allah di dalam taurat, injil dan alquran.”…

dan Allah sambung lagi..

“siapakah yang menepati janjinya selain dari Allah? maka bergembiralah dgn jual beli yang telah kamu lakukan itu dan demikian itulah kemenangan yang agung”

insyaAllah, selepas ni kita semua mula berlumba2 mengerjakan kebajikan. berlumba2 utk mendapat perhatian dari Allah.. berlumba2 utk mendapat tempat disisi Allah.. bukan pujian manusia yang harus dicari, bukan perhatian manusia yang diingini, bukan pandangan manusia yang diambil kira.. hanya pandangan AlKhaliq yang penting dimata seorang muslim..hanya perhatian Rabbnya yang ingin diraih..hanya ada harapan pada ArRahman utk diri ini dikasihi dan dicintaiNYA..

Mungkin selama ini, hidup kita penuh dgn dosa. mungkin selama ini rahmat dari Tuhan yang pemurah ini ktia lupakan..mungkin selama ini kita berpaling dariNYA. kita mengira hanya diri kita sendiri yang mengetahui apa yang telah kita lakukan. justeru kita kita berbuat sesuka hati, menurut kehendak nafsu yang tidak pernah jemu. namun lupakah kita, ada yang memerhati?lupakah kita ada yang menilai???

“tidak ada sehelai daun pun yang gugur yang tidak diketahuiNYA. Tidak ada sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering yang tidak tertulis dlm kitab yang nyata(luh mahfuz)”

hmm… let us perbaiki diri, kembali pada fitrah kita yang sejak azalinya telah berjanji dgn TuhanNYA dan mengakui Allah adalah tuhannya.. dosa2 silam yang menghantui?? pandangan serong manusia dgn dosa2 lalu kita?? rasa tidak layak utk kembali pada Allah??? buang semua rasa itu.. sesungguhNYA Allah, tuhan kita ini sangaaaaaat la pengampun…

“katakanlah: ‘wahai hamba-hambaku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, JANGANLAH KAMU BERPUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH, sesungguhnya Allah maha mengampuni dosa-dosa semuanya’ sungguh, dialah maha pengampun, maha penyayang”[39:53]

insyaAllah DIA takkan sia2kan usaha hambanya utk mendekatinya, utk mecari kembali diri yang telah hilang, membawa balik hati yang hilang agar kembali kepada jalan yang sebenarnya..

wallahualam…

buat sisters heartandhugs yang dikasihi fillah..moga kita semua saling membantu, pimpin tangan satu sama lain..bergerak bersama2 jangan ada yang tertinggal dibelakang..kuatkan dan eratkan ikatan tanganmu itu, kerana aku amat memerlukannya dikala diri ini tidak berdaya utk melangkah menusuri sepanjang jalan…

Bile cik Wan menulis..

Assalamualaikum wbt..

Saye suke pantun Melayu..kaya dengan kosa kata dan peribahasa.. di sini ada 3 rangkap pantun klasik Melayu yang saya ambil dr satu sumber(bukan buat sendiri ye..hehe) Jom kite study sesame, ape yg boleh diambil drpd pantun ni..dan relate dengan perjuang hidup kite ni…moga2 bermanfaat…InshaAllah..

Anak tiung atas rambutan
Berbunyi bertongkat paruh
Berhenti kapal di lautan
Tiba angin berlayar jauh

Bila takde enjin..kapal hanya bergantung pada angin…takde angin..berhentilah kapal…tetiba angin tiup kuat..lajula pulak die…pastu berenti balik bile angin mati..huhu …Kadang2 semangat kita pun begitu…ada anginnye….terkadang mati, terkadang laju tak terkejar…kan baik kalau guna enjin…boleh terus bergerak…tapi jgn lupa minyaknye…hehe..ape ye enjin tu?..ape pula minyak tu?..(anyone boleh tolong jwb?)

Bukit Tinggi boleh didaki
Lurah dalam berkala-kala
Penat kaki boleh berhenti
Berat beban siapa membawa

Penat kaki boleh berhenti… Jelas maksudnye…Kita boleh memilih untuk berhenti…                                                                                                                                                     tapi..Berat beban siapa membawa….. siapakah yg akan menjawab di sana nanti…pabila amanah itu ditanya kembali…

Kampung Tengah kotanya landai
Permatang guntung ketinggian
Jangan lengah janjikan sampai
Untung-untung berkejadian

Jangan lengah janjikan sampai..Kata Umar r.a, jika pagi.. jgn tunggu petang, jika petang..jgn tunggu malam, jika malam..jgn tunggu esok paginye..(ye dok ema?)hehe. Biar perlahan, asal tidak tertangguh, biar sedikit asal berterusan…istiqamahlah…tetaplah dengan jalan ini.. yalah..                                                                                                                                                                 Untung-untung berkejadian…bukan untung2 sahaje..kerana..kemenangan itu janji Allah yg pasti…kalau tidak di sini..di syurga abadi…inshaAllah..

Keep going! =P

Salam alaik everybody…

Huhu..Soo sorry (especially to K.long) for i’m not really updating my story lately..

Juz too lazy and I lost my momentum to write too honestly…

Huhuh..what was actually happen to me for the last 2 months?

Ohhoo..It was just a little bit too hard to explain here…

Aiseymenn….

Personal?

Maybe..=P

Well..now I think I get myself back.

 I’m working on my studies again.

I got my guts once more and yeah… I think I don’t want to loose them no more.

Once is enough.

I’ve seen a lot of people that believe in God better than me then they drowned into what we call “world”.

And I don’t want to sink like them while I’m still on the ground.

Sometimes u might find your feet stand firmly on sand but your soul is just like on air!

It does happen to me and usually when I reflect it back , I detected the reduction in my IMAN due to some resistive leakage.haha….what on earth am I talking about?huh…

Hmmm..

10 years ago, I always wondered why I need to be nice to people. To behave politely when there were guests around. Why sometimes I could not get all the stuffs that I wanted.

In fact, sometimes I needed to just give it up and let the other people took it…And years ago, I wondered why I needed to queue for hours and waited for something that I actually can go and grab it.

I wondered how someone can be soooo disciplined and behave all the years in the school and became a very strict prefect. I wondered all about them.

Don’t they ever have any feelings to break the school rules even just for once?And..if they ever felt that, how did they overcome such a feeling? I was just really wonder………

But that the story for agessssssssssssssss agooooooooo……

And now…. I UNDERSTAND why…

I UNDERSTOOD why I need to do all those things.

I just need some time to LEARN and to  FEEL it by heart.

I just need a LONG way of journey to understand the word of FAITH.

Faith in RULES, faith in good ATTITUDE, faith in PATIENT, faith in BOSS, and the most important thing that I learnt was faith in GOD and all His words…

Hmm….I look at the people around me.

Some of them not wearing hijab like I did. But after I explore what is inside them, I found that they really have a good, soft and clean heart.

The reason is just they’re not strong enough to make it. But I don’t want to say much about this because  like I said just now, I myself need a very very long journey to understand the word of FAITH. So do them. I think they just need a couple more of time to learn it, very slowly and hopefully when they get that spark, it comes from the bottom of their heart. Huhu….

Learning process is never short. It takes time and people usually look for never ending support in their search. So, what we actually can do to help them is to support and pray for them. Always be patient towards them and at the same time try to our utmost to keep advicing them in a very hikmah way.

In my case, I’ve found mine and I’m trying to keep it on. But in some other people cases, they maybe still seeking for that and perhaps they’ve just found that and now they’re struggling to catch it up though the process seems to be very slow….

Hmm…I look at the people around me again…

They’re just a little bit too different from me and my family. I mean their way of life.

Some of the come from a very rich and wealthy family. Travel around the world is nothing to them. Their families consist of doctors, lecturers, engineers, lawyers, bussinessmen, and whatsoever…bla-bla-bla….They have relatives all around the Earth. Thousand  pounds of money are easy for them and they just never face any hard time in life….

Hmm…I simply be honest to you guys…Sometimes I can’t help myself to feel jealous about them. Such kinda feeling just come to my mind in a split.

But then, I realize, I slap my cheek, put my feet on the ground again and try to stand straight and look in the sky humbly.

I’m no one…and each of them also someone who is no one in front of GOD without TAQWA.

Wealth is not the scale to enter paradise. Allah will weight our good deeds and our hearts regardless of our wealthy. All of the people are just the same in akhirah. We are all the Allah’s slaves. Wa la gholibu ilallah… There’s no strength BUT Allah!

So….my heart feels calm….

I’m working towards my success..And Allah governs my destiny… I try to utmost, and Allah decides it for me.

I just still learn and  try to always remember that I would never know when Allah will take my soul! And when the day comes, I want to die in a husnul khatimah.

Well…

Learning never ending…

Dakwah will never stop spreading…

And understanding other people is always the best thing!

Erm..I would like to dedicate a song to all  of the readers…This is a very special song you know.Here it is….

Telah ku daki puncak tertinggi..
Telahku turun lembah dan gurun..

Tidak ku temu mana pintu mu..
Untukku seru rasa rinduku..

Telah ku daki puncak tertinggi..
Telahku turun lembah dan gurun..

Sungguh ku buta dalam cahaya..
Sungguh ku lupa tika bahagia..

Sedang KAU dekat bukan dimata..
Sentuhku erat di pinggir jiwa

Sedang KAU dekat di pinggir jiwa..

Biarkan airmata melimpah..
Biarkan luluh cinta tercurah..

Segala kasih rindu tertumpah..
Seluruh hati aku berserah..

Ya Allah….

Ku tunggu waktu bila bertemu..
Hidup matiku hanya untukmu..

Hidup matiku hanya untukmu.

p/s 1: A very long post from me this time! huhu..grammar tunggang langgang, sorry. I’m not really good at writing (esp in English, haha)=P

p/s 2: I miss my mom and my dad A LOT! I want to hug them and say, “mom,I really love you coz I’m here today becoz of you. I am what I am today becoz of you.I arrive at UK today becoz of you and I’ll do everything only for you mom…”

Satu Cinta..

When it Snows…

It is indeed most pleasant when it starts to snow. When you try to grasp the snowflakes with your hands, and then realize that they will just melt away as soon as they reach your hand. Or when you try to open your mouth wide, hoping to taste these beautiful snowflakes, and pretending to munch on them as if they are some sort of ‘ais kacang’ that you miss from home so much.

When it snows, it just lifts the spirit up; If you’re feeling gloomy, all of a sudden you feel like you want to just smile and be cheerful all day long :-)
Sometimes you feel like dancing in the snow, and make snow angels, and just have fun in the snow..!

Our first experience of snow in first yr, a few years back.

Alhamdulillah, isn’t Allah Great? He has bestowed upon us many blessings and many ‘nikmat’s indeed. He has shown us how beautiful the earth can be when flakes of tiny drops of snow begin to fall from the sky, showering us as we walk on the path. He has made our spirits lift up, in delight just by looking at this magnificent view. Surely, there must be something to learn and gain from all of His creation, including the snow?

Let’s look at our book of guidance, the Quran :

“We have not created the heavens and the earth and all that is between them as a play and game for Us. “[Quran 21:16]

Everything is present in the world for a purpose, even the snow. It may well be for us to appreciate His creation even more, so that we will be closer to Him. Being a Muslim, even the littlest, tiniest thing that we observe, especially from the nature around us, should bring us back to Allah, our Creator, the Creator of the heavens and the earth.

It should remind us about His greatness, His Mercy upon us, that He has created everything for US so perfectly. Yes, everything- the sun, the flowers, the cute pets we have, the oxygen, the list goes on (too many to list down-in fact, it is IMPOSSIBLE to list all the things that He has given us!)-they are all there designed specifically for us, whom He loves so so much.

“It is He Who hath created for you all things that are on earth; Moreover His design comprehended the heavens, for He gave order and perfection to the seven firmaments; and of all things He hath perfect knowledge.” [Surah Baqarah 2:29]

He even decorated the sky with stars for us to enjoy looking at it!

“And We have, indeed, made mansions of stars in the heaven and have adorned it for beholders.” : [Al-Hijr:16]

 

Let us take some time, to reflect and think, have we reciprocate our love to our Creator? Have we found the time in between our ‘busy’ lives to be thankful to Him for all the things He has given us? Have we showed signs of appreciation by bowing our heads and prostrating to Him, alone, in the middle of the night, when everyone else is fast asleep?

It is for us to think and now, to act accordingly. With the new year of Islam (Maal Hijrah), let us make our new year resolutions to become  a better ‘Abd to Him, a better Muslim as a whole, and a better ukht to our beloved sisters insyaAllah. And May He grant us the strength to be istiqamah in this path insyaAllah..

tika dan saat itu, hanya Allah!!

“Dan bukanlah engkau yang melempar ketika engkau melempar. Akan tetapi, Allah jualah yang melempar” (al-Anfal: 17)

benar, setiap perkara yang kita lakukan, setiap kejayaan yang kita capai, sebenarnya bukan kita yang lakukannya. Hanya Allah lah yang memberi kita kejayaan seperti itu, memberi kita kekuatan sehinggakan kita berjaya menyempurnakan tugasan yang diberikan. alangkah indahnya hidup seorang mukmin itu apabila setiap perbuatannya disandarkan kepada kekuasaan Allah. maksudnya, setiap kali kita selesai dgn tugasan kita seharian, xkirala buat experiment ke, ada clinical or kena oncall, if and only if kita dapat rasakan bahawa Allah yang menjadikan kita berjaya buat dan lalui semua itu, alangkah indahnya perasaan itu! alangkah bermaknanya setiap detik dan ketika kita dlm usaha menyelesaikan tugasan kita if kita dapat rasakan bahawa segalanya hanya kerana Allah, then kita selesaikan tugasan itu tanpa sedikit pun rasa di hati bahawa tugasan itu selesai kerana dan hanya kerana ketekunan diri sendiri dlm menyelesaikannya.

jom kita baca sirah rasulullah, ketika perang badar. rasulullah meminta pertolongan dari Allah. setelah pertolongan Allah sampai, DIA mengingatkan rasulullah melalui ayat diatas bahwa itu semua bukan dari rasulullah, even jelas dan terang bahwa rasulullah yang melempar pasir kearah musuh, itu pun Allah katakan bukan engkau yang melemparkan nya… (dan sebenarnya mmg dgn kekuasaan Allah je membolehkan rasulullah berbuat demikian, faham ker berbelit ayat saya?) xpe, meh bace keratan kisah perang badar yang diambil dr buku raheeq al mahktum…

Rasulullah terlelap dan terlena sejenak, kemudian Rasulullah mengangkat kepalanya lantas
bersabda: “Terimalah berita mengembirakan ini wahai Abu Bakar, itu dia Jibrail yang berada di antara debu berterbangan”.

Di dalam riwayat Ibn Ishak menyebut: Rasulullah bersabda yang bermaksud: “Terimalah berita yang mengembira wahai Abu Bakr. Pertolongan Allah telah melewati engkau itu dia Jibrail memegang kekang kudanya, memecutnya ke hadapan merentas debu-debu yang berterbangan itu “

Kemudian Rasulullah keluar ke hadapan perteduhan dengan mengenakan baju besi dan
menyebut ayat yang bermaksud: “Kumpulan mereka yang bersatu itu tetap akan dikalahkan dan mereka pula akan berpaling lari”. (al-Qamar: 45)

Seterusnya Baginda mengambil segenggam pasir dan menoleh ke arah kaum Quraisy sambil
bersabda: “Musnah kalian semua” sambil melontar pasir itu ke arah Quraisy, menyebabkan tak
seorang pun yang tidak terkena dengan pasir tadi, malah dengan izin Allah pasir itu terlontar ke
telinga, mata, hidung dan mulut mereka semua. Dalam hal ini Allah berfirman yang bermaksud:

“Dan bukanlah engkau yang melempar ketika engkau melempar. Akan tetapi, Allah jualah yang melempar” (al-Anfal: 17)

kisah ini sangat jelas, walaupun secara zahirnya nampak rasulullah yang melemparkan pasir kearah musuh, tetapi secara batinnya, Allah lah yg memberikan kekuasaan kepada Rasulullah utk bertindak begitu.

now, cuba reflect dalam diri kita. apakah kita sedar yang sesungguhnya setiap kejayaan kita sehingga kehari ini, tidak kira besar atau kecil semuanya datang dari Allah.
sedar ke tidak, jika kita berjaya membaca dan menghabiskan satu module dlm target masa yg kita tetapkan, semua itu Allah yang lakukan?
sedar ke tidak, jika kita berjaya melakukan experiment yang sangat susah dgn jayanya, dan mendapat result yang sangat bertepatan dengan teori, semua itu hanya kerana Allah yang menjadikan itu semua berlaku?

what if, satu pun result kita xdapat sepanjang 3jam experiment, apa reaksi kita? menyalahkan equipment? menyalahkan department kerana bg experiment yang susah sgt? or menyalahkan takdir? pernahkan kita terfikir, mungkin ianya adalah kesalahan kita sendiri?
ya, mungkin kerana kesalahan diri yang lupa memohon dari Allah at the first place utk memudahkan urusan kita. bila dah tersangkut baru ingin memohon agar Allah mudahkan?

oleh itu wahai sahabat sekalian, put Allah sebagai yang pertama in every single thing you do.. insyaAllah semuanya akan dipermudahkan..
wallahualam..

DUA dalam SATU

Salam alaik~~

Sudah 2 minggu blog ini terbiar…Sepi tak berhuni…

Bukan tuannya hilang, tapi kesibukan yang menelan…

huhu…

2 minggu lepas, saya menghadiri program kecemerlangan pendidikan anjuran sponsor kesayangan saya, KEMENTERIAN PELAJARAN MALAYSIA di Warwick, UK.

Kalau boleh, ingin saya kongsikan segala ilmu dan motivasi yang saya dapat daripada program mantap tersebut.

Ya Allah…hanya Allah saja yang tahu betapa saya merasakan bahawa program itu adalah suatu rahmat yang terbesar buat diri saya.

Kerana jujurnya, pada minggu keenam di UK saya tidak boleh menipu diri sendiri lagi. Saya stress! Tension dengan study yang saya rasakan saya tak terdaya lagi nak bawa. Dengan tanggung jawab2 lain yang perlu saya pikul.

Saya lemah, saya hilang semangat sebagai seorang fata, saya hilang motivasi sebagai seorang syabab. Saya tenggelam dalam kalut urusan dunia yang menyesakkan.

Huhu…Namun alhamdulillah…Allah itu sentiasa di sisi…Sesiapa sahaja yang mengharapkan bimbingan dan pimpinanNya, mengharapkan rahmat dan pertolonganNya, pasti Dia akan Mengurniakannya…

Alhamdulillah, motivational talk yang disampaikan oleh TKSU KPM, Datuk Kamruzzaman itu telah berjaya membasahkan jiwa saya kembali. Menyemarakkan semangat yang hampir-hampir saja luntur.

Terkesan saya dengan kata-kata beliau,

“Untuk menjadi seorang yang excellent, cemerlang dalam semua segi, kita perlu ada PENGORBANAN. Kita MESTI sanggup berkorban! Tidak ada orang yang berjaya tanpa pengorbanan.”

Subhanallah….tegas sekali kata-kata beliau, sesuai dengan karismanya sebagai bekas best student Oxford, UK.

tambah beliau lagi,

“untuk menjadi cemerlang kita perlu ada 3 perkara;

KNOWLEDGE + SKILLS + ATTITUDE “

Attitude atau dalam bahasa Melayunya, SIKAP!

Sikap itu adalah paling penting dalam ketiga-tiga perkara itu.

Kerana sikaplah yang menentukan knowlegde dan skills.

Saya sebenarnya masih bertatih dalam memperbetul sikap. Sikap yang negatif kepada positif, contohnya seperti malu tak bertempat.

Malu bertanya, malu menonjol, malu mempamerkan kualiti yang ada dalam diri.

Sebaliknya, bahkan kita dalam Islam amat dituntut untuk menjadi seorang yang berketrampilan, berdaya maju, berdaya saing, jujur, amanah, hebat, ikhlas dan sebagainya.

Begitulah, dalam dakwah juga kita perlu pengorbanan.

Dalam apa jua pun, kalau namanya inginkan KEJAYAAN tuntasnya haruslah pengorbanan.

Pokoknya kalau sanggup berkorban, ikhlas demi Allah, insya Allah, akan diganjari kefahaman, kejayaan seterusnya kebahagiaan.

Hmm..Indahnya….

Tetapi ingat, di sisi manusia, selain malaikat yang menjaga, adanya syaitan yang menggoda.

Kita tidak boleh terlalu yakin diri dengan menyangka;

” Nahhh….aku sudah berkorban, sudah tetap hati untuk belajar dan bekerja dijalan Allah, maka Allah pasti akan memelihara aku.”

Tidak boleh sama sekali!!!

Kerana detikan seperti ini hanya mengundang syaitan bertamu.

Riak, bongkak, takabbur, ujub. Perasaan halus yang disuntik syaitan saat hati terlalu yakin.

Oleh itu, perkara yang paling sukar tetapi mesti dibuat adalah muhasabah dan istighfar.

Hati ini boleh saja berbolak balik. Hati ini bagaikan tudung periuk yang isinya menggelegak. Ia berbolak balik semudah itu.

Hanya kepada Allah jualah kita sandarkan doa dan harapan…

Ya Allah,

Sering aku cuba lari dariMu.

Sering aku remehkan arahanMu…

Sering aku rendahkan ayat-ayatMu…

Sering aku pandang enteng pahala dan balasanMu…

Sering aku ragu dengan syurga dan NerakaMu…

Sering aku tidak peduli dengan dosa-dosaku…

Sering aku ambil mudah rahmat dariMu…


Ya Allah,

apakah masih layak aku berada dalam barisan fata pilihanMu?

apakah masih ada tempat untuk manusia sehinaku?


Ya Allah,

aku benci teori,

aku benci retorik,

aku benci cakap kosong,

aku benci falsafah,

yang semuanya tiada nilai kalau tanpa amal…

yang semuanya sampah kalau tidak ditunai…


Tapi ya Allah…

Sering kali akulah yang terjatuh ke dalam lembah itu..

Akulah yang cakap tak serupa bikin

Akulah yang paling kuat membantah

Akulah yang paling melulu menurut hati

Akulah, akulah yang sering ya Allah…..


Ya Allah…

Ampunkan andai darah mudaku pernah menghiris jalan dakwahMu…

Ampunkan kalau darah mudaku pernah melemahkan barisan syababMu…

Ampunkan kalau darah mudaku pernah menghalang rahmatMu turun kepada orang lain…

Ampunkan aku ya Allah…..


Alhamdulillah juga pada minggu ketujuh saya telah diberi peluang lagi untuk menghadiri suatu sesi daurah ataupun seminar di Birmingham.

Pada saya, isi daurah kali ini hampir saling tak tumpah dengan apa yang saya dapat di Warwick.

Intinya sama, cuma matlamatnya saja yang berbeza. Yang satunya untuk cemerlang dalam belajar, yang satu lagi untuk cemerlang dalam dakwah.

Tetapi sebenarnya, dakwah adalah study dan study adalah dakwah.

Ia satu bentuk hubungan relatif,seiring dan saling berkait.

Maka kita perlu cemerlang study dan berusaha untuk cemerlang juga dalam mengajak orang kepada Allah.

RABBANI…dakwah menuju Allah, bukan dakwah menuju manusia…

Dakwah menuju syurga, bukan dakwah menuju bala…

Wallahualam bisshawab…

BOOM! Review 09

poster boom

Salam alaik kepada semua warga Leicester dan UK seluruhnya.

Alhamdulillah, pada 18/10/2009 Leicester University Malaysia Society (LUMS) dengan kerjasama IMAM dan MSM telah berjaya mengadakan program BLOOMING OUT OF MEDIOCRITY atau BOOM! bagi tahun 2009.

Syukur ke hadrat Allah, kerana semuanya berjalan lancar dengan kehendakNya.Untuk pengetahuan semua, BOOM! kali ini lebih meriah kerana telah disertai oleh student-student dari universiti lain juga antaranya, Nottingham, Sheffield, Birmingham, Loughborough, Leeds dan Warwick. Dan tak lupa juga kepada Leicester students yang beramai-ramai mengimarahkan BOOM! kali ini.

Apa itu BOOM!

-BOOM! adalah program yang di ‘design’ khas untuk junior-junior bagi membantu mereka mengharungi hidup di UK dengan lebih cemerlang, gemilang dan terbilang! insya Allah.

-Ia tidak mengambil masa berhari-hari tetapi cuma sehari yang cukup berinformasi.

-Menyediakan workshop yang menarik;

1)communication skills

2)time management skills

3)Stress management skills

4)Specific Course station

-Disamping itu BOOM! juga mendatangkan speaker2 yang hebat dan terkenal serta pakar dalam bidang masing-masing.

Speaker tahun ini adalah:

Dr Al hady Alfian Yusof: Registrar in Emergency and Intensive Care Medicine Yorkshire Deanery

(talk: I’m not just a student, I’m a Muslim delegate)

Ustaz Maszlee Malik: Researcher and Tutor of School of Governance University of Durham

(talk: Revival of the Ummah)

Jom review BOOM!

DSC_0485

Blooming out of mediocrity!!!BOOM!

DSC_0353

Di meja pendaftaran. Wahh!! Ramainya adik2!!=)

DSC_0383

Adik2 lelaki…

DSC_0346

Sonoknye dia…peace,no war!=)

DSC_0378

Khusyuknyee…..(ke control macho sume ni?=P)

DSC_0327

yang bertudung hijau , student dari LEEDS.

DSC_0376

I’m a muslim delegate! -dr hady-

DSC_0366

Di gerai jualan. Ada baju labuh and dedications

(flowers,chocolates and hair clippers at low price!)..=)

ema dah tersedak!

DSC_0329

project director of BOOM! 09.Alamak, bajet busy…hee…=P

DSC_0416

Sepenuh perhatian! Haipp!! (Lili nape tutup mulut?=)

DSC_0317

Izwan-Orang kuat makan.eh,silap…orang kuat MSM….=)

DSC_0408

Enjoy the show! opps, the talk!=)

DSC_0336

Apa tengok2, ada hutang ka? hehe… (Seha, first year medic student)

DSC_0362

AJK BOOM! sempat berposing =0

DSC_0321

Sarah,first year medic student

DSC_0449

DSC_0432

Gaya Bebas!!

DSC_0467

Semangat ustaz Maszlee,sampai naik atas meja.huh!

DSC_0521

Ahli-ahli academic Malaysia….Bangga-bangga….=)

DSC_0593

Bila Leicester Physicists ber ‘conference’…Hehe

DSC_0586

Adik2 Medic pun berworkshop gak. Talaqi ke apa ni?=)

DSC_0564

Communication skills workshop. Mari ber’speaking’!!!

DSC_0565

Time management skills workshop.

DSC_0569


DSC_0574

Raja, AJK Masakan.Mantoooppp!!!

DSC_0579

Kak Lili yang ’semanggat’!!!

DSC_0551

Iklan colgate BOOM!

DSC_0601

Adik2 Maths pun tak ketinggalan berdiskusi!

DSC_0493

Ustaz Maszlee Malik yang BESTTTTTTTT

Okeh, gamba2 da tengok, apa kata kita tinjau pendapat adik2 tentang BOOM!Zassss..layannnnn…………….

Apa kata mereka?

-BOOM! bestttttttttt…….saya suka la dua-dua speaker ni….wonderful sangat talk diorang…

-Atiqah, first year medic student -

-Makanan tengah hari yang mantop!!

-Sarah, frist year medic student-

-Berinformasi, menarik, klakar. Overall, banyak sangat yang saya dapat hari ni. Workshop best! Menyentuh hati dan menyuntik semangat.

-Lin,first year physics student-

-Akak, saya dah jadi rajin!

-Rai, first year Physics student –

-Terima kasih set up kan BOOM! untuk kami.Best! Terharu…

-hamba Allah,First year student-

-Saya rasa lebih yakin sekarang.Banyak tahu cara belajar di UK.

-Hamba Allah,First year student-

Kesimpulan

Datanglah ke BOOM! beramai-ramai next year. Insya Allah it’s worth for you guys! Nantikan BOOM edisi ketiga tahun hadapan yang akan digubah oleh team akan datang, insya Allah…

p/s: Laporan formal akn disiapkan…=)

Autumn in my heart…=)

Photo1623Sebulan sudah saya di UK untuk tahun kedua ini….

Muhasabah kembali….

Kalau di tahun pertama, saya masih sedang terkial-kial menyesuaikan diri pada hari genapnya sebulan di UK. Tapi hari ini, saya beda….

Banyak bedanya….

Adilah yang dulu, tidak sama dengan Adilah yang kini…

Alhamdulillah, itu tandanya saya belum menjadi manusia celaka!

Bukankah hari ini harus lebih baik dari semalam? =)

Berbalik ke minggu pertama tahun kedua di UK.

Sesampainya dari Malaysia, saya terus menuju ke rumah baru di Windermere Street. Tiba saja di rumah, saya disambut adik2 first year yang menginap di rumah kami untuk beberapa malam. Waktu tu saya pun terdetik; “oh, dah senior rupanya aku! huhu….”

Rasa penat tak terasa bila melihat wajah-wajah polos adik2 first year yang masih homesick dan manja-manja. Hmm… sume perlukan perhatian senior.

Seminggu pertama saya sangat sibuk. Menguruskan adik2 dan study.

Minggu kedua saya diberi amanah untuk menjadi project director bagi program BOOM! untuk student di leicester, especially adik2 junior…

Alamak, bertambah lagi kesibukan!

Mampukah saya menggalas semuanya??

Ah, tipu kalau tiada tekanan. Tetapi semua itu adalah tarbiyyah langsung daripada Allah.

2minggu bertungkus-lumus bersama AJK2 lain untuk merealisasikan BOOM! akhirnya berbaloi….

Alhamdulillah….semua berjalan lancar, Allah menolong, dan Allah melindung….

Walaupun bekerja dengan orang yang tak sama wavelenght, tapi saya sangat suka dengan potensi2 hebat dan kualiti2 bernilai yang mereka ada. Banyak yang saya pelajari daripada sosok2 hebat itu.

Saya personally enjoy bekerja dengan mereka. Sungguh, pengalaman menjadi pengarah projek kali ini amat memberi kesan mendalam kepada hati saya.

Benarlah, semua orang harus diberi peluang untuk beraksi dan mencoret bakat.

Tidak kira mereka itu ikhwah atau bukan ikhwah. Akhowat atau bukan akhowat. Itu tidak penting. Yang penting, percaya bahawa kita semua harus diberi peluang dan yakin akan kebolehan yang ada pada setiap manusia.

Ya, saya dapat mengesan penyakit yang menimpa sesetengah ikhwah dan akhowat kita iaitu mudah BERSANGKA BURUK kepada ‘group lain’.

Mungkin kerana kita terlalu atau selalu berada dalam group yang kecil, dalam circle kita-kita saja, seputar itu-itu juga.

Sehingga kita merasakan bahawa group kitalah yang terbaik dan boleh bekerja dengan paling baik dan orang lain tidak boleh menjadi sebaik kita.

Hmm…ini terjadi…terjadi dalam kalangan kita tanpa disedari….

Padahal, sedarlah, sebahagian prasangka itu adalah dosa….

Maka marilah kita sama-sama membersihkan tanah hati kita daripada lalang-lalang dan semak samun dosa yang tumbuh di tanah gersang hati kita. Mari kita siram tanah hati kita dengan benih-benih mahmudah dan kita kutip semua batu-batu dosa yang berat menimbun dalam hati dan kita gantikan dengan baja iman dan taqwa.

Semoga pohon yang tumbuh nanti adalah pohon-pohon keimanan dan keikhlasan yang segar dan sihat. Moga tanah hati kita basah dengan hujan zikrullah….

Jauhkan sangka buruk.

Dakwah itu seribu cara.

Jangan terlalu taksub dengan satu cara.

Jangan terlalu jumud pada satu rasa.

Kita semua berbeda dalam banyak perkara.

Maka raikanlah perbedaan itu.

Manusia senang jika diraikan.

Dan sangat suka jika menerima.

Mungkin kita harus lebih banyak bersabar dengan memberi.

Kerana mereka belum mengerti.

Jadilah sedikit manusiawi tanpa mengorbankan ukhrawi.

Bingkisan hati ini, ingatan untuk kita dan diri sendiri…

Moga ikatan ini kekal selamanya….

Saya sayang ikhwah akhowat semua….

Dan saya sayang juga sahabat2 saya yang lain…

Saya gembira dengan bimbingan kalian, tetapi kadang-kadang saya juga punya pendapat dan pandangan sendiri.

Maafkan kalau saya tidak selari dalam beberapa hal.

Ku akui kelemahan diri…ku insafi kekurangan ini… ku kesali kejahilan ini...

Saya budak baru belajar dan sentiasa sedang belajar.

Hmm….

Kini sudah tamat minggu keempat, maknanya sebulan genap saya di UK. Saya harap saya akan menjadi lebih matang dalam membuat keputusan, lebih sensitif dalam membaca hati orang, lebih faham akan liku-liku di dunia dan saya amat berharap agar Allah sentiasa memimpin saya di jalanNya..

Ameen…..

(Ah…musim luruh dalam hatiku!!!Apakah akan terjadi pada minggu-minggu mendatang?Wallahualam….)=P

aku dia dan kamu…

Sebiru Hari Ini

Album : Sepotong Episode
Munsyid : Edcoustic

Sebiru hari ini, birunya bagai langit terang benderang
Sebiru hati kita, bersama di sini

Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

Bukankah hati kita telah lama menyatu
Dalam tali kisah persahabatan ilahi
Pegang erat tangan kita terakhir kalinya
Hapus air mata meski kita kan terpisah
Selamat jalan teman
Tetaplah berjuang
Semoga kita bertemu kembali
Kenang masa indah kita
Sebiru hari ini

Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

link ke blog muntalaq di klik.. sepantas itu juga teringat lagu sebiru hari ini ..kenangan di kibar terbayang bayang menggamit rindu pada usrahmate ku..huhu… saat itu telah berlalu..saat itu tak mungkin kembali..tangan yg tergenggam kemas tika itu telah terlerai..air mata yg mengalir tika itu telah kering.. hanya satu yg masih kemas ikatannya, hanya satu yg sentiasa segar, UKHUWAH kita.. Betapa diri ini merindui saat itu..aku dd dan wan…(sorry, xde wanfarah time kibar tu..huhu) sekelip mata segalanya berubah, peranan masing2 pun berubah..Ya, aku perlu menerima perubahan ini, berubah kearah yg lebih baik, berubah utk lebih serius di jalan ini.. itu pun masih kita lakukan bersama-sama kan heartsandhug mates? cuma perlukan sedikit masa utk sesuaikan diri dgn semua ini..hehe.. tiba2 lak sentimental malam ni… apa2 pun, aku bersyukur dgn nikmat ukhuwah yang Allah anugerah kan dalam hati-hati kita ini.. moga berkekalan hingga ke syurga..